All posts by nurulchabibah1

kueku Bu Ami

“KUEKU BU AMI”

Berbicara mengenai makanan tradisional memang erat kaitannya dengan rasa dan aroma khas. Tak luput berkenaan pada cara membuat atau mengolah makanan tersebut. Seperti kita ketahui bahwa makanan tradisional yang ada di Indonesia sangatlah beraneka ragam. Perkenalan makanan tradisional ke luar negeri juga sering dijajakan dan dipamerkan saat acara-acara kedutaan maupun perlombaan masak yang diadakan di kedutaan luar negeri. Makanan tradisional merupakan sebuah kebanggaan bagi negara Indonesia untuk lebih baik dan maju dalam negeri maupun luar negeri. Makanan tradisional dikenal orang dari bentuk dan rasanya. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk melestarikan makanan tradisional supaya tidak dilupakan orang. Salah satunya dengan membuat variasi baru pada makanan tersebut.

Makanan tradisional Indonesia merupakan salah satu keanekaragamaan budaya yang ada di Indonesia. Dalam kehidupan sehari–hari makanan merupakan salah satu kebutuhan primer bagi manusia, makanan pun bisa menjadi media untuk menyampaikan rasa terima kasih, ritual, mempererat kekerabatan dan lain-lain.Di Indonesia banyak terdapat makanan tradisional yang beraneka ragam. Namun saat ini pola konsumsi masyarakat mulai banyak berubah, semakin maraknya makanan modern semakin menurun pula tingkat mengkonsumsi makanan tradisional di kalangan masyarakat.

Hal ini disebabkan banyaknya makanan produk olahan sehingga sebagian masyarakat lebih memilih makanan modern dibandingkan makanan tradisional agar lebih bergengsi untuk disuguhkan. Makanan modern ditunjukan dengan kecepatan penyajian makanannya, selain itu tampilannya juga sangat menggiurkan dan cara penyajiannya lebih cepat dibandingkan makanan tradisional. Pembuatan makanan modern biasanya menggunakan alat–alat yang sudah canggih, seperti yang terjadi pada kueku.

 

 

Seiring perkembangan jaman, popularitas kueku saat ini mulai terpinggirkan dengan banyaknya makanan olahan modern yang marak di jual di berbagai tempat. Walau perdagangan makanan tradisional masih bertahan.Namun pemasarannya cenderung menurun setiap tahunnya. Selain itu produk yang dipasarkan hanya di daerah asal pembuatan saja, sehingga menyebabkan proses pemasarannya tidak meluas dan kurang diminati oleh masyarakat sekitar. Pembuatan kueku merupakan industri rumahan Bu Ami yang telah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Tempat Bu Ami terletak didesa Muktisari 02/03, Kebumen merupakan salah satu daerah penghasil Kueku dan makanan tradisional lainnya. Berikut bahan baku dan cara pembuatannya:

 

Bahan Baku Pembuatan Kueku            :

Kulit               :

  1. Tepung Ketan 5 kg,
  2. Santan secukupnya,
  3. Garam 1 sendok teh,
  4. Pewarna (sesuai selera),
  5. Daun Pisang (dipotong berbentuk oval),
  6. Minyak Goreng secukupnya.

Isi                    :

  1. Kacang Hjau 2 kg,
  2. Gula Jawa 2 kg,
  3. Parutan Kelapa 1 buah,
  4. Tepung Terigu ¼ kg,
  5. Air 800 ml,
  6. Gula Pasir ¼ kg.

 

 

 

Cara Pembuatan Kulit       :

Masak santan hingga mendidih, diamkan dalam beberapa menit, lalu ambil tepung ketan kedalam tempat yang sudah disediakan, campurkan santan, sedikit garam dan pewarna kedalam tepung ketan.

Gambar Adonan Kulit :

 

Cara Pembuatan Isi (enten-enten)         :

Rebuslah kacang hijau selama 2 jam,tiriskan kacang hijau yang sudah direbus, kemudian rebuslah gula jawa dan parutan kelapa, lalu campurkan kacang hijau yang sudah direbus, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik tambahkan terigu secukupnya, lalu diaduk-aduk sampai mengental.

 

 

 

Gambar Enten-enten         :

Cara Pencetakan    :

Ambillah sedikit adonan buat bulatan-bulatan lalu pipihkan dan masukkan sedikit isi/enten-enten, bulatkan kembali dan masukan kedalam cetakan, ditekan sedikit adonan lalu keluarkan perlahan-lahan diatas daun pisang yang sudah diolesi dengan minyak sayur. Setelah itu kukus dalam waktu 15 menit.

Gambar Adonan yang dibulatkan          :

Gambar Kueku yang siap dikukus

    

Gambar Kueku yang siap dijual :

l

Pemasaran   :

Kueku dipasarkan melalui warung-warung kecil dan pedagang keliling, selain itu dapat menerima pesanan dari berbagai kalangan dan dapat menerima makanan tradisional lainnya.

Dalam sehari bisa menghasilkan 250 biji kueku yang siap dijual/disetorkan, 1 biji kueku seharga Rp. 700. Modal yang dipakai dalam sehari Rp. 100.000 dan mendapatkan untung sebesar Rp. 75.000. Jika mendapatkan pesanan, sehari dapat menghasilkan kurang lebih 550 biji kueku dan mendapatkan untung sebesar Rp, 285.000.

Kelebihan     :

  • Mempunyai beraneka ragam rasa.
  • Masih menggunakan bahan-bahan dasar yang masih alami.
  • Tidak mudah keras seperti kueku di pasaran

Kekurangan  :

  • Tidak adanya identitas atau merek pada Kueku.
  • Makanannya tidak tahan lama.
  • Sistem pengemasan yang masih sangat sederhana sehingga kurang

mempunyai daya tarik bagi konsumen.

 

Itulah hasil wawancara kami dengan Bu Ami.

Advertisements

Mencintai Rasulullah dengan bersolawat kepadanya

Hujjatul Islam Al Ghazali meriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki yang lupa membaca shalawat kepada Rasulullah SAW. Lalu pada suatu malam ia bermimpi melihat Rasulullah SAW tidak mau menoleh kepadanya, dia bertanya, “Ya Rasulullah, apakah engkau marah kepadaku?” Beliau menjawab, “Tidak.” Dia bertanya lagi, “Lalu sebab apakah engkau tidak memandang kepadaku?” Beliau menjawab, “Karena aku tidak mengenalmu.” Laki-laki itu bertanya, “Bagaimana engkau tidak mengenaliku, sedang aku adalah salah satu dari umatmu? Para ulama meriwayatkan bahwa sesungguhnya engkau lebih mengenali umatmu dibanding seorang ibu mengenali anaknya?”
Rasulullah SAW menjawab, “Mereka benar, tetapi engkau tidak pernah mengingat aku dengan shalawat. Padahal kenalku dengan umatku adalah menurut kadar bacaan shalawat mereka kepadaku.” Terbangunlah laki-laki itu dan mengharuskan dirinya untuk bershalawat kepada Rasulullah SAW, setiap hari 100 kali. Dia selalu melakukan itu, hingga dia melihat Rasululah SAW lagi dalam mimpinya. Dalam mimpinya tersebut Rasulullah SAW bersabda, “Sekarang aku mengenalmu dan akan memberi syafa’at kepadamu.” Yakni karena orang tersebut telah menjadi orang yang cinta kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak shalawat kepada beliau…
Maka barangsiapa yang ingin dikenali oleh Rasulullah SAW, hendaklah ia memperbanyak bacaan shalawatnya..
Maka Shollu ‘Alan-Nabiyyil Musthafa..
(Kitab Mukasyafatul Qulub, bab IX, hal 55, karangan Hujjatul Islam Al Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad bin Muhammad Al Ghazali RA)
Disebutkan beberapa faedah shalawat atau manfaat shalawat dan mengucapkan salam kepada Nabi. Seperti yang dikatakan para ulama. Terutama Al Alamah Ibn Al Qayyim, dan Al Hafizh Ibn Hajar Al Haitsami dengan secara rinci dan ringkas.
Ada pun beberapa faedah shalawat atau dengan kata lain keutamaan shalawat dan mengucap salam kepada Rasulullah Saw, yaitu:
1. Shalawat adalah serupa dengan perintah Allah Swt.
2. Bersamaan dengan Allah Swt ketika kita bershalawat. Sedangkan jika shalawat kita berbeda. Shalawat kita adalah doa dan permohonan. Sedangkan shalawat Allah Swt adalah keagungan dan kemuliaan.
3. Malaikat pun ikut shalawat didalamnya.
4. Allah akan memberikan balasan sepuluh, jika orang tersebut mengucapkan shalawat sekali.
5. Shalawat mengangkat sepuluh derajat.
6. Dituliskan sepuluh kebaikan.
7. Shalawat menghapus sepuluh keburukan.
8. Shalawat akan mendatangkan pengijabahan atas doanya. Jika shalawat didahulukan maka akan menghantar kepada Allah Swt. Sedangkan jika tidak diucapkan ketika berdoa, maka doa tersebut akan menggantung antara langit dan bumi.
9. Penyebab syafaat Nabi, jika ia meminta perantaraan ataupun meninggalkannya.
10. Penyebab diampunkannya dosa.
11. Penyebab untuk dicukupkannya kesedihan oleh Allah Swt kepada hamba-Nya.
12. Penyebab kedekatan seorang hamba kepada Rasulullah Saw di hari Kiamat.
13. Menempatkan kedudukan sedekah pada yang sepuluh.
14. Penyebab ditunaikannya kebutuhan.
15. Penyebab Allah dan para malaikat bershalawat kepadanya.
16. Shalawat adalah bentuk zakat bagi orang yang bershalawat dan merupakan penyuci baginya.
17. Penyebab datangnya kabar gembira bagi si pelakunya dengan surga sebelum ia mati.
18. Penyebab diselamatkannya si pelaku dari keadaan hari Kiamat.
19. Penyebab menjawabnya Nabi Saw (atas shalawat yang dilantunkannya).
20. Penyebab pengingat dari sesuatu yang ia lupakan.
21. Penyebab baiknya sebuah majelis, juga tidak akan merugikan seseorang yang termasuk ahli didalamnya.
22. Penyebab menolak kefakiran.
23. Menolak kepada pelakunya nama bakhil jika ia membalas orang mengucap shalawat atas Nabi Saw.
24. Penyebab kesuksesan doa jika disebutkan diawal doa atau pun dibelakangnya jika ia lupa bershalawat kepada Nabi Saw.
25. Shalawat akan mengantar pada jalan surga, serta seseorang akan meninggalkan jalan itu karena sebab meninggalkan shalawat.
26. Menyelamatkan dari fitnah di sebuah majelis yang tidak berdzikir kepada Allah dan Rasul-Nya, atau tidak memuji dan mengagungkan-Nya, dan bershalawat kepada Rasul-Nya.
27. Merupakan kesempurnaan bicara yang diawali denhan Hamdallah (memuji Allah) lalu shalawat kepada Rasul-Nya.
28. Berlimpahnya cahaya seorang hamba ketika berada di Shirath.
29. Shalawat akan mengeluarkan seorang hamba dari kehilangan.
30. Penyebab akan ketetapan Allah Swt dalam mengagungkan kebaikan bagi orang yang bershalawat kepadanya antara penduduk langit dan bumi. Karena orang yang bershalawat adalah menuntut kepada Allah agar kiranya Allah mengagungkan kepada Rasul-Nya, memuliakan, dan menghormatinya. Ini merupakan bagian dari amal, maka adalah harus bagi orang yang shalawat bagian seperti itu.
31. Penyebab keberkahan, baik pekerjaan ataupun usianya
32. Penyebab untuk menggapai rahmat Allah, karena rahmat adalah makna dari shalawat.
33. Penyebab kekalnya kasih sayang kepada Nabi Saw, dengan cara menambah atau melipat-gandakannya. Ini merupkan bentuk ikatan iman yang tidak akan sempurna bila tidak ada shalawat didalamnya. Karena ketika ia memperbanyak dalam mengingat yang ia cintai dan menghadirkannya dalam hati, serta memperindah dalam menghadirinya. Maka itu adalah bentuk cinta yang penuh dan semakin berlipat cintanya dan semakin bertambah rasa rindunya. Jika semakin penuh rasa rindunya, merupakan kebiasaan jika seseorang mencintai sesuatu, maka pasti ia sangat menginginkan untuk melihatnya. Sedangkan jika ia merasa cinta, maka akan semakin kuat ia mengingatnya. Sehingga lisan senantiasa memuji dan mengagungkan yang dicintainya. Sehingga ia akan terus menggandakan dan menambahkan keindahan dalam tiap kata ketika mengingatnya.
34. Penyebab rasa cinta Nabi Saw kepada seorang hamba.
35. Penyebab mendapatkan hidayah dari Allah, serta penyebab hidupnya hati.
36. Penyebab dikembalikannya nama orang yang bershalawat oleh Nabi Saw 9Nabi Saw menjawab shalawat dan ucapan salam orang tersebut). Sebagaimana sabda Rasulullah Saw, “Sesungguhnya shalawat kalian akan disampaikan kepadaku. Kemudian sabdanya pula, “Sesungguhnya Allah mewakilkan atas kuburku malaikat yang senantiasa menyampaikan nama umatku yang mengucapkan salam kepadaku.”
37. Penyebab tetapnya kedua kaki ketika berada di Shirath.
38. Bershalawat merupakan menunaikan sedikit daripada hak Nabi Saw, serta merupakan perlambang dari rasa syukur atas diturunkannya, yang merupakan bentuk dari nikmat Allah yang dianugerahkan kepada kita.
39. Bershalawat adalah gabungan antara shalawat dan dzikir kepada Allah, serta bersyukur kepada Allah. Bershalawat juga merupakan bentuk pengetahuan akan nikmat yang diberikan kepada hamba-Nya dengan bentuk mengutus Nabi Saw.
Dikutip dari “Umat Akhir Zaman,” Muhammad bin Alwi Al Maliki, Penerbit: Iqra Kurnia Gemilang.
Hadits Ubay bin Ka’ab yang berbunyi,
“Seorang lelaki berkata kepada rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai rasulullah sesungguhnya aku adalah seorang yang sering berdoa, berapa bagiankah dari doaku itu aku peruntukkan untuk bershalawat kepadamu? Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sekehendak hatimu.” Lelaki itu berujar, “Bagaimana kalau sepertiganya?” Beliau menjawab, “Terserah anda, jika engkau menambahnya maka itu lebih baik.” Lelaki itu kembali berujar, “Bagaimana kalau aku jadikan seluruhnya bagimu?” Maka beliau menjawab, “Hal itu tidak mengapa jika engkau mampu melakukannya.” Diriwayatkan Ahmad dan selainnya dengan sanad hasan. HR. Hakim nomor 3578, Al Baihaqi nomor 1499.
Share this:

 

12 Waktu Mustajab untuk Berdoa

Dalam sebuah hadits qudsi Allah berfirman, “Berdoalah kepadaku, maka niscaya akan aku kabulkan.” Dan, berikut ini di samping kita yakin Allah mengabulkan doa yang kita panjatkan kita pun bisa mengetahui kapan harus memanjatkan doa yang benar-benar akan Allah Swt. kabulkan (mustajab).

12 Waktu Mustajab untuk Berdoa

Begitu juga di dalam alquran Allah Swt. berfirman:
ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
“Berdoalah kepadaKu, Aku akan kabulkan doa kalian. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri karena enggan beribadah kepada-Ku, akan dimasukkan ke dalam neraka Jahannam dalam keadaan hina dina” (QS. Ghafir: 60)

 

Inilah 12 Waktu Mustajab untuk Berdoa:
1. Pada hari Arafah – Hari Arafah merupakan hari dimana semua jama’ah haji melakukan wukuf di Arafah atau tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari Arafah, semua jama’ah disarankan berdoa sebanyak-banyaknya, takterkecuali jama’ah yang tengah berhaji ataupun jamaah yang tidak tengah menunaikan ibadah haji. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Doa yang terbaik adalah doa ketika hari Arafah” (HR. At Tirmidzi).
2. Bulan Ramadhan,
Pada shalat taraweh, setelah melaksanakan witir, dianjurkan untuk berdoa dengan mengucapkan, lafadz, “Subhanalmalikilquddus” sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dari Ubay bin Ka’ab. Serta dianjurkan pula untuk mengucapkan kalimat itu sebanyak tiga kali sebagaimana disebutkan didalam riwayat an Nasai.
3. Hari Jum’at – Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذكر يوم الجمعة ، فقال : فيه ساعة ، لا يوافقها عبد مسلم ، وهو قائم يصلي ، يسأل الله تعالى شيئا ، إلا أعطاه إياه . وأشار بيده يقللها
“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam menuturkan perihal hari Jumat lalu beliau bersabda: ‘Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta’. Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut” (HR. Bukhari 935, Muslim 852 dari sahabat Abu Hurairah Radhiallahu’anhu)
4. Saat sahur,
Sebaiknya, setiap muslim/muslimah membiasakan berdoa setelah witir sebelum fajar, pasalnya pada waktu sahur tersebut merupakan amal yang paling utama dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Salah satu doa yang bias dilafalkan oleh setiap musmlim adalah doa berikut.
أَصْـبَحْنا وَأَصْـبَحَ المُـلْكُ لله وَالحَمدُ لله ، لا إلهَ إلاّ اللّهُ وَحدَهُ لا شَريكَ لهُ، لهُ المُـلكُ ولهُ الحَمْـد، وهُوَ على كلّ شَيءٍ قدير ، رَبِّ أسْـأَلُـكَ خَـيرَ ما في هـذا اليوم وَخَـيرَ ما بَعْـدَه ، وَأَعـوذُ بِكَ مِنْ شَـرِّ هـذا اليوم وَشَرِّ ما بَعْـدَه، رَبِّ أَعـوذُبِكَ مِنَ الْكَسَـلِ وَسـوءِ الْكِـبَر ، رَبِّ أَعـوذُبِكَ مِنْ عَـذابٍ في النّـارِ وَعَـذابٍ في القَـبْر.
5. Di antara adzan dan iqamat,
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata bahwa, Rasulullah Saw. bersabda,
إِنَّ الدُّعَاءَ لاَ يُرَدُّ بَيْنَ الأَذَانِ وَالإِقَامَةِ فَادْعُوا
“Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu).” (HR. Ahmad)
6. Ba’da (setelah) shalat,
Dari Abu Umamah, dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya; wahai Rasulullah, doa apakah yang paling di dengar? Beliau berkata: “Doa di tengah malam terakhir, serta setelah shalat-shalat wajib.” (HR. at-Tirmidzi)
7. Saat turun hujan,
Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha, diriwayatkan
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ : اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا
“Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam apabila melihat hujan, beliau berdoa: ALLAHUMMA SHAYYIBAN NAAFI’A (Ya Allah, -jadikan hujan ini- hujan yang membawa manfaat atau kebaikan.” (HR. Bukhari)
8. Saat dalam jalannya Allah (fii sabilillah). Dalam sirah nabawiyah, di saat perang Uhud, Nabi Muhammad Saw. pernah berdoa. Dalam doanya beliau sangat detil memohon kepada Allah Swt. Berikut doa Nabi Muhammad saat melawan musuh dalam perang Uhud.
اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كُلُّهُ اللَّهُمَّ لَا قَابِضَ لِمَا بَسَطْتَ وَلَا بَاسِطَ لِمَا قَبَضْتَ وَلَا هَادِيَ لِمَا أَضْلَلْتَ وَلَا مُضِلَّ لِمَنْ هَدَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُقَرِّبَ لِمَا بَاعَدْتَ وَلَا مُبَاعِدَ لِمَا قَرَّبْتَ اللَّهُمَّ ابْسُطْ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِكَ وَرَحْمَتِكَ وَفَضْلِكَ وَرِزْقِكَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ النَّعِيمَ الْمُقِيمَ الَّذِي لَا يَحُولُ وَلَا يَزُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ النَّعِيمَ يَوْمَ الْعَيْلَةِ وَالْأَمْنَ يَوْمَ الْخَوْفِ اللَّهُمَّ إِنِّي عَائِذٌ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا أَعْطَيْتَنَا وَشَرِّ مَا مَنَعْتَ اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْإِيمَانَ وَزَيِّنْهُ فِي قُلُوبِنَا وَكَرِّهْ إِلَيْنَا الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ وَاجْعَلْنَا مِنْ الرَّاشِدِينَ اللَّهُمَّ تَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ وَأَحْيِنَا مُسْلِمِينَ وَأَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِينَ غَيْرَ خَزَايَا وَلَا مَفْتُونِينَ اللَّهُمَّ قَاتِلْ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ وَاجْعَلْ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ اللَّهُمَّ قَاتِلْ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَهَ الْحَقِّ
Saat ini, insya allah di Indonesia kondisinya aman dan tenteram sehingga takperlu jihad fii sabilillah angkat senjata, tetapi yang perlu dilakukan adalah berperang melawan hawa nafsu.
9. Setelah khatam Alqur’an,
10. Di saat sujud,
11. Ketika berbuka puasa,
12. Pada 1/3 malam yang akhir.
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah Tabaraka wataa’la turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu pada 1/3 malam terakhir seraya berfirman, ‘Siapa yang berdo’a kepadaKu niscaya akan Aku kabulkan dan siapa yang meminta kepadaKu niscaya akan Aku berikan dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni.'” (HR. Bukhari dan Muslim).
– See more at: http://www.alquran-syaamil.com/2013/10/12-waktu-mustajab-untuk-berdoa.html#sthash.6ch4oVwL.dpuf

Sepuluh Kiat Hidup Sehat Tanpa Obat

Setiap penyakit itu ada obatnya. Apabila obat itu mengenai penyakit, dengan izin Allah yang Maha Agung lagi Maha Perkasa akan sembuh
(HR Muslim dan Ahmad)
Keputusan memulai hidup sehat juga salah satu upaya berinvestasi sehat, yang ikut mengulur umur harapan hudup juga, berapa pun umur kita sekarang
(Dr. Hendrawan Nadesul)
***

Pertama, kenali diri Anda, baik fisik maupun kejiwaan
Inilah kiat pertama untuk hidup sehat itu, yaitu mengenali kondisi fisik dan kejiwaan kita sendiri. Pengenalan diri tentang kondisi fisik dan kejiwaan ini sangat penting untuk menjadi dasar dalam mengambil keputusan dengan tepat upaya menjaga kesehatan kita, misalnya tentang apa yang baik dan boleh dilakukan, dan apa pula yang tidak. Bahwa ketika menyadari bahwa usia kita tidak lagi muda, sudah menginjak angka lima, maka upaya untuk mengurangi makanan yang berlemak dan banyak karbohidrat sudah harus mulai dilakukan. Selain itu, jika kita sudah mengetahui bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan ternyata kita mempunyai gejala tekanan darah tinggi, maka upaya untuk mencegah makanan yang dapat memicu tekanan darah tinggi juga saat ini pula harus kita lakukan. Memang, mengenali diri dapat dengan mudah kita lakukan, tapi action yang harus kita lakukan yang tidak mudah. Apalagi kalau action itu telah menjadi kebiasaan yang tidak mudah kita hentikan. Katakan misalnya tentang rokok. Siapa yang tidak tahu kalau rokok dapat menimbulkan penyakit. Tetapi menghentikannya menjadi hal yang tidak mudah kita lakukan. Anda mengetahui teori memasak katak? Kalau belum, insyaallah penulis akan menjelaskannya dalam laman ini.
Kedua, jangan terburu-buru merasa sakit dan minum obat
Hanya karena bersin, batuk, atau agak demam, orang telah memutuskan untuk minum obat atau datang ke dokter. Padahal acap kali setelah dibiarkan tiga hari, gejala sakit itu hilang sendiri. Tubuh memang mempunyai kemampuan untuk menyembuhkan sendiri. Hanya dengan beristirahat cukup, gejala sakit itu dapat segera hilang sendiri. Gejala pusing kadang bahkan dapat hilang hanya karena menghirup udara segar di taman yang tidak tercemar udara knalpot.
Tetapi ingat, gejala batuk dan bersin memang bisa merupakan tanda serius juga. Dengan batuk dan bersin, tubuh sedang berusaha mengeluarkan kuman penyakit dari saluran pernapasan. Demam berkeringat merupakan tanda tubuh sedang melawan serangan kuman. Kalau gejala itu berlangsung selama tiga hari, karena beratnya serangan, ya apa boleh buat, kita harus ke dokter untuk konsultasi medis.
Ketiga, mengusahakan variasi makanan sehari-hari
Melakukan variasi santapan, berangkat dari asumsi bahwa ada bahan makanan tertentu yang lebih bermanfaat daripada jenis makanan yang biasa kita makan sehari-hari. Kalau ini kita pakai sebagai selingan, maka kedua kelompok bahan itu dapat saling melengkapi. Bila kita terbiasa makan daging ayam dan sapi, sebaiknya mengubah kebiasaan itu, dan sekali-sekali makan ikan segar, tempe, dan tahu sebagai selingan.
Kalau hari demi hari kita makan sayur mayur hijau, karena beranggapan bahwa yang serba hijau itu pasti bagus, sesekali perlu variasi menyantap sayuran dan buah-buahan tidak hijau, seperti tomat, wortel, jagung muda, paprika merah (sebagai sayur), pisang, mangga, apel, jeruk (sebagai pencuci mulut). Setiap pagi kita memang harus sarapan. Nasi goreng dan sejenisnya mungkin menjadi jenis sarapan yang biasa kita santap. Untuk itu, maka cobalah menggantinya dengan menu makanan lain, misalnya dengan sereal, roti, kentang, atau sayur-sayuran yang sebenarnya dapat kita upayakan sendiri dengan cara mengolah tanah di sekitar rumah kita.
Keempat, menyesuaikan konsumsi dengan tingkatan umur
Jumlah zat gizi yang diperlukan tubuh berbeda-beda bergantung pada umur, macam kegiatan, dan kondisi tubuh (dalam keadaan sakit atau sehat). Pada anak-anak dan remaja yang sedang tumbuh, kelima unsur dalam makanan (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, serta air) memang sangat diperlukan untuk mereka, sehingga tidak perlu dibatasi. Sebaliknya, untuk orang dewasa dan manula (manusia lanjut usia), pembatasan itu mutlak diperlukan. Karbohidrat dan lemak sebagai penghasil energi harus dikurangi jumlahnya, mengingat kegiatan fisik para manula sudah menurun.
Bagaimana cara mengurangi karbohidrat dan lemak? Cara yang sederhana adalah dengan mengurangi porsi nasi dan goreng-gorengan. Sebaliknya, vitamin dan mineral serta air justru harus diberikan asupan makanan dengan cukup. Zat-zat ini sangat diperlukan untuk memperlancar metabolisme dalam tubuh, dan meningkatkan daya tahannya. Hanya perlu diingat bahwa yang paling baik ialah memakai vitamin alamiah, seperti yang terkandung dalam buah-buahan dan sayuran segar. Sedangkan air yang diminum harus yang steril dan aman dari kuman, seperti air mineral yang benar memenuhi syarat sebagai air mineral.
Boleh juga air biasa yang selalu sudah direbus lebih dulu. Lebih kurang 60% dari bobot badan kita berupa air atau cairan. Itu berarti kita harus minum air lebih banyak daripada unsur makanan yang lain. Orang yang sedang sakit dan terpaksa minum obat, malah harus minum air lebih banyak lagi. Oleh karena itu, penderita “penyakit” sulit buang air, bisa tertolong dari penderitaannya dengan setiap hari minum 2 – 3 gelas air putih sebelum pergi ke belakang.
Konsumsi protein pada orang dewasa dan manula juga perlu dikurangi, meskipun tidak sebanyak pengurangan karbohidrat dan lemak. Cara mengurangi protein ini ialah dengan mengganti menu makanan sumber protein hewani dengan makanan sumber protein nabati, yang kadar proteinnya kurang atau hanya sedikit. Misalnya, kacang-kacangan, tahu, dan tempe.
Kelima, berolahraga secara teratur sesuai kemampuan
Bangsa kita memang belum termasuk bangsa yang punya hobi berolah raga. Berolahraga bertujuan memperlancar peredaran darah, dan mempercepat penyebaran impuls urat saraf ke semua bagian tubuh atau sebaliknya, sehingga tubuh senantiasa bugar. Banyak orang berpendapat, tanpa olahraga pun kita sebenarnya juga sudah berolah raga dengan bergerak badan mirip olahraga, kalau melakukan pekerjaan fisik sehari-hari seperti menyapu lantai, membersihkan rumah, mencuci, dan menjemur pakaian. Bahkan setiap kembali ke rumah dari masjid dapat digunakan sebagai kegiatan untuk berolah raga jalan kaki dengan cara berkeliling kompleks rumah kita.
Tetapi apakah semua kegiatan “olahraga” semacam ini dapat kita lakukan secara teratur dan berkesinambungan? Itu menjadi masalah tersendiri! Diperlukan kemauan yang kuat, berdasarkan keyakinan bahwa olahraga itu mutlak perlu agar badan tetap bugar, karena peredaran darah akan dapat diperlancar dengan kegiatan tersebut. Pada gilirannya ini dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
Untuk para penderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, infeksi paru-paru, dan kencing manis, hendaknya berkonsultasi ke dokter dulu untuk mengetahui jenis olahraga apa yang cocok. Biasanya olahraga yang intensitasnya rendah dan dilakukan tidak terlalu lama dapat kita lakukan. Untuk orang normal yang tidak mengidap penyakit, sangat baik memilih olahraga yang kapasitas aerobiknya mempunyai dampak yang tinggi (high impact) seperti renang, aerobik, naik sepeda stasioner, dan joging.
Keenam, selalu menjaga kebersihan
Lingkungan bersih di rumah, halaman, dan kompleks hunian memberi suasana segar dan nyaman. Satu penelitian di negara Paman Sam menunjukkan bahwa kompleks perumahan yang mempunyai halaman dan lingkungan tertata rapi, bersih, hijau, dan asri, mempunyai persentase kesehatan penghuninya yang jauh lebih baik daripada kompleks perumahan yang miskin dengan tanaman.
Lingkungan bersih membuat tubuh kita juga bersih, baik jasmani maupun rohani. Kondisi ini mampu mencegah penyakit jasmani seperti infeksi kulit, alergi debu, flu, bronkitis, dan “penyakit” rohani seperti stres, frustrasi dan depresi, biang kerok menurunnya sistem kekebalan tubuh kita.
Ketujuh, meluangkan waktu untuk bersantai
Meluangkan waktu tidak brarti kita harus minta istirahat lebih banyak daripada bekerja produktif sampai melebihi kepatutan. Tidak!! Meluangkan waktu untuk istirahat itu sebenarnya hanya sebentar saja, dan ini perlu, untuk setel kendo sejenak di antara ketegangan jam sibuk bekerja sehari-hari. Orang Jepang biasa melakukan “self hypnosis” dengan cara memejamkan mata sejenak di kursi kerjanya dalam 5 – 10 menit. Kegiatan rileks seperti ini perlu dilakukan secara rutin. Bersantai juga tidak berarti harus melakukan rekreasi yang melelahkan, tetapi cukup berkumpul membicarakan masalah keseharian dengan rekan sekantor, tetangga atau keluarga di rumah. Dengan cara demikian, bukan tidak mungkin, kita akan dapat membantu memecahkan masalah, atau setidak-tidaknya meringankan beban pikiran kita yang terasa berat. Bersantai seorang diri dengan merenung dan mawas diri juga perlu. Makin sering dan rutin ini dilakukan, makin bagus keseimbangan jiwa kita. Tidur nyaman juga merupakan satu bentuk bersantai seorang diri. Stamina akan pulih dengan cepat, dan keseimbangan hormon dalam tubuh juga cepat tercapai.
Kondisi tubuh yang letih, lelah, penat, dan pikiran kusut kalau dibiarkan berkepanjangan (sampai dibawa ke kamar tidur), akan dapat menurunkan daya kerja sistem kekebalan tubuh. Pada gilirannya memudahkan terjadinya serangan penyakit.
Kedelapan, kembali ke alam atau back to nature
Kecenderungan “back to nature” berawal pada dekade 1990-an di negara Barat. Kecenderungan ini dilandasi oleh pengalaman bahwa gaya hidup yang terjadi pada zaman modern mendorong orang mengubah kebiasaan makan, seperti misalnya lebih sering menyantap makanan kalengan, sambal botolan, atau buah awetan. Juga menjadi jarang bergerak badan karena kemudahan memakai alat bantu rumah tangga, seperti mencuci pakaian dengan mesin cuci, menyapu lantai dengan penyedot debu, bepergian dengan kendaraan, padahal jaraknya cuma dekat dan lebih sehat dilakukan dengan jalan kaki. Dengan kebiasaan ini, tubuh kita menjadi manja, karena jarang bergerak, sehingga mudah terserang penyakit karena badan kita lembek akibat kekebalan tubuh kita yang menurun. Sebaliknya, seorang pendekar silat, walaupun hidup di tengah zaman modern, selalu sehat tubuhnya karena masih sering berjalan kaki, latihan rutin dengan menggerakkan badan, dan tidak memakai alat bantu hasil teknologi modern yang membuat orang jadi lembek.
Untuk kembali dekat dengan alam, bukannya kita harus makan makanan yang hanya diambil dari alam tanpa dimasak, tetapi setidak-tidaknya menghindari bahan makanan instan dari makanan dalam kaleng, dan malah memperbanyak makan sayuran dan buah yang segar dari ladang organic tanpa pupuk kimia dan pestisida. Baik juga jika kita mulai mengonsumsi nutrisi tambahan atau suplemen yang berasal dari herbal atau tumbuhan yang diracik dengan teknologi modern namun tetap dengan resep tradisional.
Kesembilan, mengolah pernapasan
Mengolah pernapasan berarti mengatur cara dan frekuensi bernapas agar lebih efisien. Dengan menghirup udara (oksigen) perlahan-lahan dalam hitungan 15 kemudian melepaskannya kembali pelan-pelan juga dalam hitungan 15, kita bisa menahan oksigen dalam badan lebih lama daripada biasanya. Oksigen akan dipakai oleh organ tubuh secara efektif, walaupun jumlahnya cuma sedikit. Selama ini kita bernapas dengan frekuensi yang tidak teratur. Kadang lambat, kadang cepat. Oksigen yang diirup juga cepat keluar lagi. Belum sampai dimanfaatkan dengan baik, sudah keburu keluar. Dalam satu menit kita benapas lima kali atau lebih.
Tetapi, dengan latihan teratur frekuensi bernapas itu bisa kurang dari lima kali dalam semenit. Setiap kalinya selalu dalam, dan berdaya guna. Akibatnya, oksigen yang dihirup cukup sedikit saja, tetapi sudah efektif. Organ tubuh akan menyesuaikan diri dengan ketersediaan oksigen yang sedikit ini, dan itu justru menguntungkan tubuh. Sebab, dengan oksigen sedikit, tetapi toh sudah efektif itu, tubuh tidak kebanjiran hasil pernapasan berupa CO2 banyak-banyak, yang tidak baik bagi kesehatan.
Kesepuluh, menggemari bacaan kesehatan
Ungkapan “Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta” sangat pas untuk menyindir orang yang ingin tubuhnya sehat, tetapi tidak mau mendekati bacaan tentang kesehatan. Kalau dekat, kita akan tahu seluk-beluk kesehatan itu lebih baik, dan kemudian dapat memakainya untuk menyusun siasat menghindari gangguan penyakit. Untuk ini penulis akan menyediakan buku Kembali ke Alam, Kembali ke TOI (Tanaman Obat Indonesia). Selain itu, penulis akan berusaha membuat KITO (Kartu Informasi Tanaman Obat). Mudah-mudahan dapat segera terwujud..

 

Manfaat Minum Air Kelapa Muda Untuk Ibu Hamil

Minum air kelapa sangat menyegarkan bila diminum dengan tanpa tambahan apapun tetap enak diminum dengan banyak manfaat air kelapa yang bisa didapatkan. Banyak kandungan air kelapa yang sangat baik untuk kesehatan tubuh sekaligus menjaga daya tahan tubuh sehingga lebih bersemangat dalam menjalani hidup.

Bagi seseorang yang setelah mengetahui ciri-ciri orang hamil dengan berbagai tanda maupun dengan cara terbaik yaitu test atau langsung konsultasi ke dokter kandungan bisa memanfaatkan minum air kelapa untuk kesehatan baik ibu yang hamil maupun janin dalam kandungannya.

Untuk ibu hamil selama kehamilan penting sekali dalam menjaga kandungannya agar sehat dengan cara menerapkan pola hidup sehat baik dari konsumsi makanan sehat bergizi dan minuman sehat serta menjaga istirahat yang cukup dengan aktivitas yang disesuaikan dengan kondisinya.

Khasiat dan manfaat air kelapa sangat banyak sekali terutama untuk bisa dimanfaatkan untuk ibu hamil, apalagi ibu hamil yang memasuki trimester ketiga dengan berkembangnya kondisi janin yang semakin besar maka perlunya perawatan lebih baik lagi agar bayi dapat berkembang dan terjaga kesehatannya serta pada saatnya nanti saat proses persalinan dapat dengan mudah dan lancar.

 

Berikut ini Khasiat dan Manfaat Minum Air Kelapa Muda Untuk Ibu Hamil

1. Menghindari dehidrasi dan memulihkan stamina tubuh ibu hamil
2. Memperlancar proses pembuangan urin dan juga membersihkan saluran kemih ibu hamil
3. Mengeluarkan zat beracun yang dihasilkan tubuh
4. Mencegah infeksi pada saluran kemih pada ibu hamil
5. Air kelapa dapat membantu melawan penyakit dan virus berbahaya
6. Membantu proses pencernaan lebih baik dan aman dengan alami
7. Menjaga kesehatan kulit dan melembabkannya baik untuk ibu hamil mapun janin sang bayi yang dikandung
8. Memperkuat sistem kekebalan tubuh ibu hamil dan bayinya
9. Menjaga kesehatan ibu hamil dan bayi

Kelapa Hijau

Kelapa ada beberapa jenisnya, untuk ibu hamil disarankan untuk minum air kelapa hijau dengan ciri-ciri kelapa hijau bila dibelah ada warna merah keungu-unguan dan rasa air kelapa hijau juga ada sedikit perbedaan dengan kelapa biasa. Untuk membelinya bisa menanyakan langsung ke penjual kelapa dan minta yang air kelapa hijau asli, lalu perhatikan saat membelah kelapanya bila ada warna merah ke ungu-unguan maka itu kelapa hijau asli, dan biasanya jarang ada isi daging kelapanya, bila ada isinya maka anda beruntung bisa minum air kelapa hijau sekaligus makan daging kelapanya.

Jadi karena banyak Manfaat Minum Air Kelapa Muda Untuk Ibu Hamil maka sangat disarankan untuk kesehatan baik ibu hamil beserta sang bayi yang berada dalam kandungan untuk mengkonsumsi kelapa hijau secara rutin terutama saat kandungan sudah membesar mendekati 9 bulan agar proses persalinan lancar dan tetap terjaga kesehatan. Bila ragu dapat konsultasi menanyakan langsung ke dokter kandungan anda untuk minum air kelapa hijau. Dan pastikan bagi yang persalinan menggunakan asuransi seperti BPJS Kesehatan agar menggunakan yang sesuai dengan yang diinginkan baik fasilitas maupun langkah-langkahnya pengajuan dan rumah sakitnya harus sudah diketahui. Untuk yang ingin asuransi dengan manfaat investasi sekaligus bisa mencoba unit link terbaik di Indonesia Commonwealth Life investra link yang untuk informasi lengkapnya sudah dibahas sebelumnya.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Kita Sebagai Anak Kepada Orang Tua Kita

Tugas-tugas kita sebagai seorang anak adalah:

1. Membahagiakannya dalam kondisi apapun
2. Selalu membuat hatinya nyaman ketika bersama kita
3. Selalu bersabar dalam menghadapinya walaupun itu cukup sulit
4. Selalu memberikan yang terbaik untuk mereka
5. Menjaga Hatinya agar tidak bersedih dan kecewa kepada kita
6. Meringankan beban mereka selama kita mampu
7. Menghormati mereka selayaknya Orang Tua
8. Menaati perkataannya selagi tidak menyimpang dari ajaran Islam
9. Mengankat derajat mereka
10.Menjaga nama baik mereka
11.Selalu Mendoakannya agar selamat di dunia dan diakhirat
12.Menjadi anak yang sholeh dan sholeha seperti harapannya
13.Memberikan keturunan yang sholeh dan sholeha seperti harapannya
14.Saling mengingatkan dalam kebaikan
15.Bisa menolong mereka kelak akhirat nanti, dll